Di Isolasi Karena Covid19, Pria ini Kabur Dan Pamer Sedang Makan Mie Di Restoran

Untuk menekan penyebaran wabah virus Corona, hampir pemerintahan seluruh negara mengeluarkan sejumlah kebijakan. Mulai dari melakukan lockdown, physical distancing dan melakukan karantina bagi mereka yang terindikasi terinfeksi virus Covid19. Namun dalam perjalanannya, kebijakan karantina itu tidak selamanya berjalan lancar.

Salah satunya seperti yang terjadi di Serawak, Malaysia. Seorang pria ditempatkan sebuah hotel untuk menjalani karantina selama 14 hari lamanya. Pria tersebut ditetapkan statusnya sebagai ODP, atau orang dalam pemantauan. Belum diketahui dengan pasti apakah pria itu terinfeksi atau tidak, sebab petugas masih menunggu hasil tesnya keluar. 

Kabur Dan Mencabut Gelang Pelacak

Pria itu menjalani karantina di ruang isolasi kelas pertama. Namun pria itu berhasil kabur dari ruang isolasi pada hari ketujuh masa karantina. Sebelumnya, petugas sudah mengenakan sebuah gelang yang bisa melacak keberadaan para orang-orang dalam pemantauan, sehingga aktivitas mereka bisa tetap dipantau. 

Pria tersebut melanggar peraturan dengan melarikan diri dan juga mencabut gelang yang seharusnya dia pakai. Dia pun kemudian berjalan-jalan tanpa merasa rasa bersalah sama sekali. Bahkan dia mengunjungi sebuah restoran dan memesan mie, lalu mengunggahnya ke akun sosial media miliknya. 

Mendapat Kecaman Netizen Dan Menyerahkan Diri

Unggahannya itu pun kemudian menjadi viral dan mendapatkan banyak komentar negatif dari netizen. Mereka mengecam perbuatan yang dilakukan pria tersebut dengan kabur dan malah melakukan aktivitas ke tempat publik. Tentu hal tersebut sangat membahayakan orang-orang yang mengunjungi restoran mie tersebut.

Merasa perbuatannya jadi kontroversi di masyarakat Malaysia hingga internasional, pria itu pun mengakui kesalahannya. Pada tanggal 25 Mei kemarin, dia pun menyerahkan dirinya ke kantor polisi. Kasusnya pun menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan juga kementerian kesehatan Malaysia. Identitasnya pun disembunyikan dengan alasan masalah keamanan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
LinkedIn
Share
Instagram