Ratusan Cacing Muncul di Solo, Pertanda Apa?

Usai subuh, ketika aktivitas pedagang dan pembeli di Pasar Gede, Solo sedang ramainya, suasana mendadak berubah heboh. Bukan karena ramai akibat aktivitas jual-beli, namun masyarakat dibuat kaget lantaran ratusan cacing tanah tiba-tiba muncul dari dalam tanah. 

Jumlah cacing yang ratusan itu terlihat berusaha keluar dari celah-celah paving yang ada di Pasar Gede. Pedagang yang juga saksi mata menyebutkan bahwa ratusan cacing menggeliat menuju trotoar dan jalan raya secara berkelompok. Meski sudah puluhan tahun berdagang di Pasar Gede, pedagang tersebut mengaku baru kali ini terjadi peristiwa seperti ini.

Warga yang ada di lokasi tak hanya kaget, tetapi juga merasa jijik dan merasa takut dengan kemunculan ratusan cacing secara tiba-tiba itu. Sejumlah asumsi pun bermunculan terkait peristiwa di Pasar Gede itu. Ada yang menghubungkan dengan pertanda sebuah peristiwa besar seperti bencana alam dan ada juga yang menduga ada kaitannya dengan wabah pandemi. 

Namun ada sejumlah alasan yang cukup logis yang bisa disimpulkan menjadi penyebab kemunculan ratusan cacing tersebut.

Akibat Desinfektan

Fenomena munculnya ratusan cacing itu menurut pakar dari Universitas Sebelas Maret, Solo, tidak serta merta diakibatkan oleh adanya penyemprotan disinfektan. Sebab banyak orang menyebut jika cairan desinfektan yang disemprotkan membuat cacing-cacing meninggalkan lingkungan mereka yang ada di bawah tanah. 

Menurut pakar tersebut, keterkaitan antara penyemprotan desinfektan yang membuat ratusan cacing muncul ke permukaan tanah sangat lemah. Sebab, kemunculan ratusan cacing tidak hanya terjadi di Pasar Gede saja, tetapi di sejumlah tempat lainnya. Diketahui, beberapa wilayah lain yang mengalami fenomena ini adalah, Klaten, Sukoharjo dan juga Boyolali. 

Terlebih di beberapa titik di Pasar Gede juga tidak terkena penyemprotan, padahal tempat itu juga menjadi titik kemunculan cacing-cacing tersebut. Jika memang desinfektan menjadi penyebabnya, seharusnya hewan-hewan lain seperti, kelabang dan lipan, juga akan muncul ke permukaan. Sementara di kota-kota besar lain yang juga mengalami penyemprotan desinfektan malah tidak terjadi fenomena munculnya ratusan cacing itu. 

Aktivitas Gunung Berapi

Hal yang paling logis yang bisa dikaitkan dengan fenomena itu menurut pakar tersebut adalah adanya aktivitas alam yang tidak biasa di wilayah Solo dan sekitarnya itu. Beberapa aktivitas alam itu bisa jadi karena adanya perubahan gelombang elektromagnetik bawah tanah. Sebab hewan seperti cacing sangat peka terhadap perubahan gelombang elektromagnetik dengan range yang sangat rendah itu. 

Perubahan gelombang elektromagnetik itu menurutnya bisa dipicu oleh adanya aktivitas gunung berapi. Seperti yang diketahui sebelumnya jika Gunung Merapi yang lokasinya sangat dekat dengan fenomena cacing itu, sempat beberapa kali mengalami erupsi beberapa waktu lalu. 

Aktivitas erupsi itu kemudian bisa memicu aktifnya dapur magma di dalam tanah, sehingga berujung pada terjadinya perubahan gelombang elektromagnetik. Erupsi juga menimbulkan getaran atau gempa bumi yang kemudian membuat cacing-cacing muncul ke permukaan. 

Perubahan Cuaca

Fenomena munculnya ratusan cacing dari dalam tanah, lebih diyakini para ahli sebagai akibat dari adanya perubahan cuaca yang cukup ekstrim. Kelembaban tanah yang selama ini menjadi habitat cacing, mengalami perubahan akibat berubahnya musim penghujan ke musim kemarau.

Kelembaban tanah menjadi turun secara drastis karena suhu tanah yang semakin panas akibat berubahnya cuaca, membuat cacing tidak nyaman dan memaksanya keluar ke permukaan tanah. Namun bagaimana dengan hewan lain yang tidak muncul ke permukaan tanah, karena kemungkinan tingkat sensitivitas-nya berbeda dengan cacing.

Cacing yang merasa habitatnya tidak lagi sesuai dengan adanya perubahan cuaca, bisa jadi memutuskan untuk melakukan migrasi ke tempat baru. Oleh karena itu cacing-cacing itu kemudian secara tiba-tiba muncul dan membuat heboh masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
LinkedIn
Share
Instagram