Misteri Benda Yang Terlihat Saat Siang Hari Ketika Idul Fitri di Langit Karanganyar

Suasana hari raya Idul Fitri yang biasanya berlangsung cukup ramai dengan acara silaturahmi antar keluarga, sempat terganggu dan hal ini terjadi di daerah Karanganyar. Bukan terganggu karena adanya pembatasan akibat pandemi Corona, melainkan warga dibuat heboh dengan adanya benda langit seperti bintang yang muncul di siang hari.

Benda Putih Di Langit Itu Ada 4

Kejadian ini terjadi di daerah Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, tepat pada siang hari saat hari raya Idul Fitri kemarin. Empat buah benda berwarna putih seperti cahaya bintang terlihat di langit siang hari. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi 34 detik. 

Dalam video itu, memperlihatkan suasana ketika empat buah cahaya atau benda putih terlihat di langit Karanganyar. Seorang ibu nampak dibuat heboh dengan penampakan misterius tersebut. “Satu, dua, tiga ada di timur dan 1 lagi ada di selatan,” kata ibu yang ada dalam video tersebut. 

Ukurannya sangat kecil hingga sedikit susah untuk dilihat dengan mata telanjang, membuat kemisteriusan benda tersebut semakin kuat. Warga yang berada di lokasi nampak dibuat keheranan dengan penampakan tersebut. Mereka sama sekali tidak tahu penyebab maupun asal muasal munculnya empat banda putih tersebut.

Sejumlah pihak yang terkait pun sampai detik ini tidak bisa memastikan benda apa sebenarnya yang ada di langit Karanganyar saat siang hari itu. Entah itu bintang yang memang terlihat, atau benda langit lainnya. Rasa penasaran masyarakat Karanganyar maupun netizen yang mengetahui video itu, masih belum terjawab.

Balon Udara

Namun ada beberapa pihak yang menyebut jika keempat benda di langit itu adalah balon udara buatan warga. Memang, sejumlah tempat di Jawa Tengah dan Jawa Timur ketika hari raya Idul Fitri memiliki tradisi untuk menerbangkan balon udara. 

Mereka meyakini jika benda di langit itu bukanlah bintang seperti yang dikira masyarakat. Karena menurut mereka tidak mungkin cahaya bintang bisa terlihat saat siang hari. Hal yang paling logis bagi mereka, benda itu adalah balon udara. 

Sudah menjadi tradisi rutin sejumlah masyarakat di pulau Jawa, khususnya Jawa Timur dan Tengah untuk membuat dan menerbangkan balon udara. Terkadang balon udara itu juga diberi gantungan berupa petasan. Jadi ketika balon itu mulai terbang ke angkasa, diiringi oleh suara petasan yang dipasang di balon tersebut.

Proses pembuatan balon udara itu pun cukup simpel. Untuk bagian balonnya, menggunakan plastik yang disambung hingga menjadi besar. Kemudian di bagian bawah diberi sebuah tempat untuk menaruh bahan bakar. Biasanya, bahan bakarnya terbuat dari kain yang sudah direndam ke dalam minyak goreng maupun minyak tanah. 

Selanjutnya, kain tersebut akan dibakar, dan menunggu uap panas mengisi ruangan di dalam balon udara. Ketika sudah mencukupi, uap panas tersebut akan mendorong balon bergerak ke atas dan terbang. 

Tradisi balon udara ini sebenarnya sudah mendapat larangan dari aparat dan pemerintah. Sebab, balon udara yang tidak terkontrol saat terbang itu bisa mengganggu dan menimbulkan dampak yang cukup berbahaya. Dari sejumlah kasus yang pernah terjadi, balon udara itu bisa saja jatuh menimpa atap rumah. Ketika api menyala, bisa saja balon udara tersebut menyulut kobaran api dan membakar rumah tersebut.

Balon udara juga menjadi musuh dunia penerbangan. Sejumlah aparat yang berwenang dalam hal lalu lintas udara menghimbau agar masyarakat tidak lagi membuat balon udara dan menerbangkannya. Sebab, hal itu bisa mengakibatkan kecelakaan pesawat. 

Memang hal itu tidak bisa dipungkiri, sebab di hari yang sama saat terjadinya peristiwa di Karanganyar, ditemukan sebuah balon udara jatuh di bandara Ahmad Yani, Semarang. Tentunya, hal itu mengganggu aktivitas pesawat yang beroperasi di bandara.

Bisakah Bintang Terlihat di Siang Hari?

Namun, sejumlah pihak lain menyangsikan jika keempat benda yang terlihat di langit saat siang hari itu adalah balon udara. Sebab, benda tersebut tidak terlihat bergerak. Berbeda dengan balon udara yang tentunya akan terus bergerak dan berpindah tempat, sampai bahan bakarnya habis.

Secara sains, fenomena bintang yang terlihat di siang hari bisa saja terjadi. Para ilmuwan menyebut banyak sekali faktor yang bisa mengakibatkan cahaya bintang terlihat pada siang hari. Tak terkecuali dengan adanya fenomena bulan yang terlihat saat siang hari. 

Menurut para ilmuwan, cahaya bintang bisa terlihat ketika kondisi di sekitar kita lebih gelap daripada cahaya di langit. Misalnya ketika berada di dalam cerobong asap, atau galian tambang yang cukup dalam. Kondisi lain bisa dipicu oleh besarnya sebuah object bintang tersebut, sehingga bisa memantulkan sinar matahari lebih banyak.

Apa yang terjadi di Karanganyar tersebut sampai saat ini masih menyisakan misteri. Apakah benar benda tersebut hanya balon udara, cahaya bintang yang cukup terang atau memang adanya sebuah benda asing lain seperti UFO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
LinkedIn
Share
Instagram