Asal-Usul Terbentuknya Kepulauan Raja Ampat

Raja ampat merupakan gabungan dari empat pulau kecil yang jaraknya saling berdekatan dan raja ampat masuk dalam wilayah pulau papua. Kepulauan raja ampat masuk dalam kawasan administratif di kabupaten raja ampat, provinsi papua barat. Raja ampat memang memiliki keindahan bawah laut yang keren, tak heran banyak penyelam yang tertarik untuk datang ke pulau ini.

Raja ampat memang memiliki potensi untuk dijadikan objek wisata alam dan keramahan masyarakatnya sangat berpengaruh terhadap kondisi alam yang masih terjaga dengan sangat baik. Raja ampat memiliki perairan yang sangat jernih, tak heran disebut sebagai salah satu spot diving terbaik yang ada di dunia.

Daya Tarik Raja Ampat

Kini banyak sekali jasa tour & travel yang membuka perjalanan wisata ke raja empat, karena jumlah permintaan wisata ke raja ampat sangatlah tinggi. Tidak hanya wisatawan lokal, banyak juga wisatawan asing yang menyukai kegiatan wisata di raja ampat. Kini popularitas raja ampat sudah hampir mendekati popularitas pulau Bali.

Raja ampat juga memiliki ragam flora dan fauna.

Kini untuk bisa berkunjung ke raja ampat lebih mudah, karena akses jalannya sudah diperbaiki dan penunjang wisatanya terus ditingkatkan oleh pemerintahan setempat. Ada banyak sekali cerita sejarah yang berkembang di masyarakat sekitar raja ampat, meskipun belum bisa dibuktikan secara nyata.

Asal-Usul Terbentuknya Kepulauan Raja Ampat

Berdasarkan mitos yang berkembang di masyarakat sekitar, raja ampat berasal dari seorang wanita yang berhasil menemukan 7 butir telur dan ada empat telur yang menetas yang menghasilkan 4 orang pangeran. Keempat pangeran berkuasa di tempat yang berbeda yaitu di misool barat, misool timur, salawati dan di waigeo. Namun 3 telur sisanya ada yang menjadi wanita biasa dan menjadi hantu.

Catatan sejarah raja ampat menyebutkan bahwa, kepulauan raja ampat dihuni oleh penduduk bangsawan yang menganut atau menerapkan adat istiadat maluku. Dengan sistem maluku, masyarakat dianggap sebagai sekumpulan manusia dan setiap desa pasti dipimpin oleh seorang raja. Raja ampat memang menyimpan cerita sejarah yang panjang.

Raja ampat masuk dalam klaim kerajaan tidore, semenjak munculnya 5 kesultanan muslim yang ada di Maluku dan saat kerajaan tidore diruntuhkan oleh Belanda, maka sejak itulah raja ampat di klaim sebagai kekuasaan hindia Belanda. Perebutan raja ampat terjadi, karena kepulauan ini memiliki keindahan alam yang eksotis dan raja ampat memiliki kekayaan alam yang berlimpah.

Penduduk Raja Ampat

Asal-Usul

Secara umum kepulauan raja ampat diisi oleh para nelayan tradisional yang menempati berbagai kampung kecil dengan letak yang berjauhan, bahkan bisa berbeda pulau. Penduduk raja ampat memiliki sifat yang ramah terhadap tamu yang datang dan oleh-oleh yang cocok untuk penduduk raja ampat adalah permen atau berbagai jenis pinang.

Pinang dianggap sebagai makanan perdamaian di raja ampat, karena mengobrol dengan memakan pinang menjadi hal yang dianggap menyenangkan dan saat mengobrol seringkali penduduk raja ampat saling mengeluarkan cerita-cerita lucu. Masyarakat raja ampat hidup dengan damai dan sangat menghargai toleransi antar sesama manusia.

Kebanyakan masyarakat raja ampat adalah pemeluk agama islam dan kristen. Bahkan ada banyak masyarakat satu marga, namun memiliki perbedaan keyakinan. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat raja ampat dapat hidup dengan rukun, meskipun ada banyak perbedaan di dalamnya. Masyarakat raja ampat juga sangat murah senyum kepada pengunjung yang datang.

Demikian ulasan lengkap mengenai asal-usul terbentuknya kepulauan raja ampat dan semoga semua bahasannya bermanfaat bagi para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
LinkedIn
Share
Instagram