Artificial Intelligence Sebagai Masa Depan Dunia

Semakin hari, perkembangan teknologi dunia semakin canggih. Hal yang dulunya dianggap mustahil sekarang menjadi sangat mungkin. Dulu orang mempunyai mimpi untuk terbang, sekarang semua orang bisa terbang dengan pesawar.

Dulu orang mempunyai mimpi untuk bertatap muka dari tempat yang sangat jauh dan sekarang bisa dilakukan lewat sebuah Smartphone. Semua hal tersebut menjadi mungkin karena adanya teknologi.

Teknologi memang dibuat dan diteliti dengan tujuan awal yaitu membantu kerja manusia. Teknologi pertama dimulai dengan adanya komputer yang hanya bisa membantu dalam bentuk pengetikan atau perhitungan matematika yang sangat sederhana.

Eitsss.. tak sesederhana itu. Fakta mengatakan bahwa komputer pertama saja sudah mampu melakukan perhitungan sebanyak 5000 dalam waktu satu detik.

Sebuah kemampuan yang luar biasa dari sebuah komputer dimana seorang manusia normal saja tidak mungkin mampu melakukan hal tersebut. Namun tak berhenti di sana, teknologi terus melaju pesat ke arah yang lebih baik dimana sekarang kita mengenal Smartphone dan berbagai device lainnya.

Tapi dunia kini diramaikan dengan perbincangan tentang teknologi yang bisa berpikir, belajar, dan bertindak sendiri sesuai rancangannya layaknya seorang manusia.

Dalam hal ini, muncullah sebuah teknologi bernama Artificial Intelligence atau sering disingkat dengan AI. Artificial Intelligence atau sering disebut kecerdasan buatan dalam bahasa Indonesia ini diprogram oleh pembuatnya agar bisa bertindak seperti manusia.

AI ini bagaikan robot yang bisa berbicara, berpikir, dan menjawab pertanyaan manusia lain.

Kemampuan yang dipasang pada AI memang khusus yaitu sebuah sistem yang mampu beradaptasi secara fleksibel dengan menyesuaikan keadaan yang ada. Kecerdasan buatan ini tidak seperti teknologi lainnya yang hanya bekerja sesuai perintah, tetapi juga bisa memahami apa yang dilakukannya.

Pada dasarnya ilmu yang dipakai pada kecerdasan buatan adalah logika berpikir manusia. Jadi di dalam sistem ini, terdapat jutaan permisalan. Kemudian teknologi ini akan memprosesnya berdasarkan permisalan yang cocok dan menjalankannya.

Apabila permisalan yang terjadi tidak ada dalam sistem, di sinilah Artificial Intelligence dapat belajar dan menjadi tambahan permisalan apabila masalah yang sama datang di kesempatan berikutnya. Bisakah AI menjadi masa depan dari dunia ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
LinkedIn
Share
Instagram